วันจันทร์ที่ 17 พฤศจิกายน พ.ศ. 2557

Kumohon tolonglah...


Ini tentangku dan seseorang yang mengisi hidupku selama 4 tahun belakangan ini, tentang impian-impian yang tidak menemukan jalan untuk jadi nyata. Tapi aku tidak goyah dan melepaskannya begitu saja, aku tahu suatu saat Tuhan akan mempertemukan kami dengan cara yang lebih manis.
Ini tentangku dan seseorang yang namanya kujadikan bait akhir puisiku, yang selalu tahu caranya membuatku marah dan tertawa. Tapi dia tidak pernah benar-benar tahu apa yang sebenarnya kuinginkan dan itulah yang akhirnya menjadi alasan aku meninggalkannya dan dia pun meninggalkanku, kami saling melepaskan diri dengan paksa.
Ini masih tentangku dan seseorang yang memiliki banyak hal aneh padanya, selalu berbeda dari kebanyakan orang, tapi itu juga yang menjadi alasan aku ingin selalu bersamanya tapi sekali lagi dia tidak pernah benar-benar tahu keinginanku yang sebenarnya. Akhirnya kami saling melepaskan genggaman tangan dengan tangis yang tak menemukan cara untuk berhenti.
Dalam beberapa waktu, aku masih menjadikan dia bagian yang selalu ada dalam sajak-sajakku, dalam puisiku, dalam tulisan kacauku, karenanya sajakku yang mati hidup kembali, karenanya puisiku yang hambar manis kembali rasanya. Tapi itulah, dia hanya tertinggal dalam sajak dan puisiku, tapi tidak pernah benar-benar tinggal bersamaku.
Jika saja aku punya kesempatan, jika saja... aku akan benar-benar membuat dia mengerti bahwa aku ingin bersamanya sampai akhir, aku ingin menghabiskan sisa hidupku dengannya, tidak dengan yang lain.
Apa Tuhan akan memberiku kesempatan? Tolonglah kumohon...



0 ความคิดเห็น:

แสดงความคิดเห็น